Surat untuk Ruth copertina

Surat untuk Ruth

Anteprima
Iscriviti ora Iscriviti ora
Offerta valida fino alle 23.59 del 14 aprile 2026.
Dopo 30 giorni (60 per i membri Prime), 9,99 €/mese. Puoi cancellare ogni mese
Risparmio di più del 90% nei primi 3 mesi
Ascolto illimitato della nostra selezione in continua crescita di migliaia di audiolibri, podcast e Audible Original.
Disponibile su ogni dispositivo, anche senza connessione.
Nessun impegno. Puoi cancellare ogni mese.
Ascolta senza limiti migliaia di audiolibri, podcast e serie originali
Disponibile su ogni dispositivo, anche senza connessione
9,99 € al mese. Puoi cancellare ogni mese.

Surat untuk Ruth

Di: Bernard Batubara
Letto da: Kamal Nasuti
Iscriviti ora Iscriviti ora

3 mesi a soli 0,99 €/mese, dopodiché 9,99 €/mese. Possibilità di disdire ogni mese. Offerta valida fino al 14 aprile 2026 alle 23.59.

Dopo 30 giorni (60 per i membri Prime), 9,99 €/mese. Cancella quando vuoi.

Acquista ora a 3,95 €

Acquista ora a 3,95 €

Offerta a tempo limitato | Ottieni 3 mesi a 0,99 €/mese

Dopo 3 mesi, 9,99 €/mese. Si applicano termini e condizioni.

A proposito di questo titolo

Ubud, 6 Oktober 2012Ruth, satu hal ingin kutanyakan kepadamu sejak lama, bagaimana mungkin kita saling jatuh cinta, namun ditakdirkan untuk tidak bersama? Aku dan kamu tidak bisa memaksa agar kebahagiaan berlangsung selama yang kita inginkan. Jika waktunya telah usai dan perpisahan ini harus terjadi, apa yang bisa kita lakukan? Masihkah ada waktu untuk kita bersama, Ruth?Jika memang kamu harus pergi, berilah aku waktu sedikit lebih panjang untuk menikmati saat terakhir bersamamu. Meski hanya sebentar, seperti senja yang senantiasa kamu lukis, atau seperti ciuman pertama kita yang ragu-ragu. Berilah aku waktu sedikit lebih panjang untuk memelukmu, karena aku belum mengungkapkan seluruhnya yang ingin kukatakan kepadamu.Ironis, Ruth. Kamu berkata "aku sayang kamu" tepat pada saat kamu harus meninggalkanku.- Areno©2021 Storyside (P)2021 Storyside Narrativa di genere Narrativa letteraria
Ancora nessuna recensione